Tagarterkini.com, Kota Mojokerto – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) kegiatan ini dalam rangka PK (Pertemuan Konsultasi) yang melibatkan seluruh Kajari Kab/Kota se Jawa Timur, termasuk kejaksaan negeri kota Mojokerto, yang berlokasi di Aula Sasana Adhyaksa lantai 8 Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jl. A.Yani 54-56 Surabaya. Kamis, (9/4/2026).
Kegiatan ini menonjolkan perpaduan busana tradisional dan profesionalisme, seringkali melibatkan fashion show kebaya atau pakaian adat nusantara untuk memperkuat semangat perjuangan perempuan.

Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejari Kota Mojokerto yang di wakili oleh ibu Agustina Puji Rahayu yang bekerjasama dengan Disporapar sebagai Duta Wisata Kota Mojokerto yang memakai kebaya & jarik khas Kota Mojokerto Batik 3 Negeri dengan Batik dari pengrajin Bu Hindun Sekar Arum.
“Saya mewakili IAD Kejari Kota Mojokerto dan sebagai duta Wisata Kota Mojokerto ini mengenakan batik 3 negeri yang syarat dengan filosofi,” terang istri Kasubagbin Kejari Kota Mojokerto dan Perwakilan Duta Wisata Kota Mojokerto.
Ia menambahkan, bahwa batik ini dia kenakan sebagai salah satu wujud semangat dari Kota Mojokerto yang syarat akan keindahan, budaya dan kekuatan Kerajaan Majapahit.
Kegiatan ini bertujuan memperingati Hari Kartini di lingkungan Kejati Jatim yang melibatkan seluruh Kejari Kab Kota se Jatim, termasuk Kota Mojokerto.
Ditempat berbeda, pengrajin Batik Kota Hindun menjelaskan Batik Khas Kota Mojokerto bahwa Kebaya dengan warna terakota melambangkan keemasan Mojopahit dalam pengembangan kriya berbahan tanah liat yang bisa kita jumpai dalam bentuk peninggalan berbagai candi, grabah dan teknologi jaringan air tanah di masa lalu.
“Batik ini juga sebagai salah satu bentuk kreasi yang menceritakan Kerjaan Majapahit yang mencapai masa kejayaannya,” pungkasnya. (jendoel)













