Satpol PP Kota Mojokerto Bersama TNI-Polri Razia Jelang Ramadhan, Satu Pasangan Mesum Diciduk

 

Tagarterkini.com, Mojokerto – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto gelar razia pada Sabtu (22/2/2025). Satpol PP Kota Mojokerto bersama TNI/Polri ini menyasar berbagai lokasi, termasuk tempat bermain anak di Alun-alun Wiraraja, tempat karaoke, warung remang-remang, serta tempat kos.

Petugas gabungan menertibkan berbagai permainan seperti sepeda listrik mini yang ada di dalam area Alun-alun Wiraraja. Kabid Trantibum Linmas Satpol PP Kota Mojokerto, Akhmad Ajib Mustofa mengatakan, di mana itu adalah atensi dari beberapa OPD karena di situ juga sebagai tempat untuk Ruang Bermain Anak dan merupakan atensi tingkat nasional untuk lomba.

“Kita melaksanakan beberapa kegiatan, yang pertama adalah penertiban mainan yang ada di Alun-alun, Sedikitnya delapan alat permainan atau sepeda listrik diamankan dalam operasi ini. Selain itu, Satpol PP juga melakukan razia dan sosialisasi ke tempat karaoke di Kota Mojokerto menjelang bulan puasa,” Kata Ajib.

Ajib juga mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto mengamankan dua pasangan bukan suami istri saat merazia kos-kosan di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Dari identitasnya, kedua pasangan tersebut berasal dari Jakarta dan Lamongan.

“Jadi yang laki-laki tersebut berusia 24 tahun asal Jakarta. Sementara yang perempuan asal Lamongan dan ngekos di Mojokerto. Keduanya langsung kita bawa ke kantor guna dilakukan pemeriksaan,” Ucap Ajib.

Ajib kembali mengatakan, pihaknya juga menemukan minuman keras di dalam kamar kos pasangan tersebut. Minuman keras (miras) tersebut hanya sebagai sampel atau tester lantaran perempuan tersebut bekerja sebagai sales minuman beralkohol.

“Kami temukan juga dua botol minuman keras dalam kamar kos tersebut. Minuman tersebut bukan untuk diperjualbelikan namun hanya untuk tester,” Katanya.

Ajib menambahkan Satpol PP Kota bersama TNI-Polri melakukan sosialisasi ke tempat karaoke-karaoke di Kota Mojokerto, agar jangan sampai nantinya sebelum waktu puasa ada karaoke yang tetap beroperasi di Kota Mojokerto. Pemerintah Kota Mojokerto mengharapkan selama bulan puasa tempat karaoke ataupun warung remang-remang libur penuh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *