Puskesmas Wates Lahirkan Inovasi Serbuk Pedia, Senam dan Rembuk untuk Pengendalian Diabetes

 

Tagarterkini. Com, Mojokerto — Pada tanggal 25 Maret 2024 diadakan monev SPM, dari kegiatan tersebut di dapatkan penyandang Penyakit diabetes baru capaiannya di atas normal dengan capaian 915 dari target 742, Kemuadian dilakukan kegiatan pemeriksaan penyakit tidak menular di atas usia 15 tahun dilakukan di setiap tahunnya yang kegiatannya antara lain: gula darah acak, Berat badan Tinggi badan, Lingkar perut.

Adanya senam diabetes di posyandu lansia, edukasi kesehatan oleh narasumber yang berkompeten dibidangnya.

Kegiatan senam, dan edukasi kesehatan di lakukan di tiap bulannya di posyandu lansia sehingga masyarakat yang sudah terdeteksi penyandang Diabetes akan lebih bisa mengendalikan nya dan menghindari dari komplikasi dan dapat memperpanjang harapan hidup pra penyandang penyakit diabetes melitus.

Menurut Riris Susiana Dewi salah satu Perawat sekaligus inovator dari “Serbuk pedia” ( Senam , Rembuk untu pengendalian diabetes), inovasi ini cukup membantu dalam pengendalian penyakit Diabetes melitus , menurunkan angka komplikasi dan memperpanjang harapan hidup bagi para penyandang penyakit diabetes
Hal ini penting karena penyakit tidak menular dapat dicegah dengan mengeliminasi faktor risiko dan mengobati penderita agar terhindar dari komplikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *