Tagarterkini.com, Mojokerto — Peningkatan penggunaan teknologi informasi dalam sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan kesiapan masyarakat untuk mengakses informasi secara mandiri melalui media daring. Namun, meskipun akses digital terus berkembang, pengetahuan masyarakat tentang kesehatan masih sangat terbatas.
Kesenjangan informasi, literasi kesehatan yang rendah, serta kuatnya pengaruh hoaks dan mitos kesehatan di media sosial menjadi tantangan tersendiri dalam membangun sistem edukasi kesehatan.
Pada 12 November 2024, UPT Puskesmas Mentikan mengadakan Pameran Karya Inovasi LAYANG SEPEKAN. Menurut Kepala Puskesmas Mentikan, dr. Hesty Mustikan Dewi “Inovasi LAYANG SEPEKAN merupakan kepanjangan dari Layanan preventif, promotif, dan rehabilitatif siklus hidup terintegrasi melalui pameran edukasi Kesehatan”.
Inovasi ini menekankan pada penyediaan akses dan informasi kesehatan yang terintegrasi kepada semua sasaran usia. Kegiatan yang dilakukan yaitu dengan memberikan layanan preventif, promotif, dan rehabilitative melalui virtual guiding, booth interaktif, edukasi keliling, Digital engagement, konseling dan skrining Kesehatan, serta pameran karya.
Dengan hadirnya inovasi ini, sebagai upaya intervensi kesehatan guna meningkatkan pengetahuan Masyarakat sehingga mau dan mampu membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Serta, sebagai bukti komitmen Puskesmas Mentikan dalam meningkatkan Gerakan Masyarakat hidup sehat untuk Kota Mojokerto.













