Tagarterkini.com, Mojokerto, – Pemerintah Kelurahan Wates terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warganya. Kali ini, melalui aplikasi Panen Kates (Penyaluran santunan uang duka kelurahan wates), untuk keluarga yang berduka dapat dilakukan secara realtime, memudahkan masyarakat dalam mengakses bantuan keuangan yang sangat dibutuhkan dalam situasi sulit.
Aplikasi Panen Kates yang telah diperkenalkan sejak akhir tahun 2024 ini, kini telah mendapatkan pembaruan signifikan dengan fitur penyaluran santunan uang duka. Warga yang kehilangan anggota keluarga kini tidak perlu lagi mengunjungi kantor kelurahan atau melalui proses administrasi yang panjang. Semua proses bisa dilakukan dengan mudah hanya melalui aplikasi yang dapat diakses menggunakan ponsel pintar.
Melalui aplikasi ini, warga melalui RT/RW/ Kader motivator dapat mengajukan permohonan santunan uang duka dengan mengunggah beberapa dokumen seperti fotokopi akta kematian, KTP almarhum, dan kartu keluarga. Setelah itu, permohonan akan langsung diproses oleh petugas kelurahan. Dalam hitungan menit, status permohonan dapat diketahui secara langsung melalui aplikasi.
Santunan yang disalurkan juga dipastikan tepat waktu, dengan proses verifikasi yang cepat dan transparansi yang tinggi. Pengguna aplikasi dapat memantau status pencairan dana secara realtime dan memastikan bahwa santunan telah diterima oleh keluarga yang berhak.
Lurah Wates, Eka Andriansyah. S.STP, menjelaskan bahwa aplikasi Panen Kates bertujuan untuk mengurangi birokrasi yang mempersulit akses bantuan kepada masyarakat. “Dengan adanya aplikasi ini, kami harap masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam mengakses layanan pemerintah, terutama dalam situasi-situasi darurat seperti kehilangan anggota keluarga. Penyaluran bantuan menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien,” ujar Eka.
Selain itu, fitur realtime dalam aplikasi ini juga memberikan rasa aman bagi warga karena mereka dapat memantau perkembangan permohonan mereka kapan saja dan di mana saja. Hal ini tentu menjadi langkah besar menuju pemerintahan yang lebih transparan dan responsif.
Respons dari masyarakat Wates pun sangat positif. Salah satu warga, Ibu Siti Maesaroh, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kemudahan yang diberikan. “Saya tidak menyangka bahwa proses pengajuan santunan duka bisa semudah ini. Sebelumnya saya harus datang ke kelurahan, antri, dan menunggu lama. Sekarang semuanya bisa dilakukan dengan cepat hanya dengan aplikasi. Sangat membantu,” ujarnya.
Kehadiran Panen Kates menjadi contoh bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik dan mempermudah kehidupan warga. Ke depannya, Kelurahan Wates berencana untuk terus mengembangkan aplikasi ini, tidak hanya untuk penyaluran santunan uang duka, tetapi juga untuk layanan-layanan administrasi lainnya.
Dengan inovasi seperti ini, Kelurahan Wates berharap dapat menjadi model bagi kelurahan lainnya dalam memanfaatkan teknologi untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, terutama di masa-masa sulit.













