PC TIDAR Mojokerto Gelar Sekolah Geopol, Memahami Kondisi Geopolitik di Asia Pasifik

 

 

Tagarterkini.com, Mojokerto – Pimpinan Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten dan Kota Mojokerto periode 2025-2030 kini menggelar Sekolah Geopol Tidar yang bertema (Geopolitik Asia Pasifik : Indonesia Bisa Apa ? ). Acara tersebut berlangsung di Day To Day Space, Jalan Jayanegara, Puri, Kabupaten Mojokerto. Minggu (09/03/2025).

Dalam acara tersebut PC Tidar Mojokerto mengundang Analis Keimigrasian Akhli Utama, Bambang Widodo sebagai nara sumber, dan seluruh pengurus KWSB PC Tidar Kota/Kabupaten Mojokerto, serta Kepala Bidang PC Tidar Mojokerto, Dan juga di hadiri Pengurus PC Tidar Jatim Achmad Ki Sabdho, serta Perwakilan Pengurus Tidar Pusat Bagus Septyan Tri Pamungkas S.par.

Defy Firman Al Hakim S. Ikom (ketua TIDAR PC Kabupaten Mojokerto) mengatakan, acara Sekolah Geopol Tidar yang di laksanakan saat ini adalah pembukaan program PC Tidar Mojokerto serta baru pertama kali di Indonesia kegiatan Sekolah Geopol.

“Kebetulan pertama kali ini sekolah Geopol kita buka dengan membahas politik di Asia Pasifik, sehingga teman-teman menentukan gerak kedepan salah satunya bagaimana teman-teman memahami kondisi geopolitik di Asia Pasifik dikarenakan Implementasinya di Indonesia seperti apa, dan di Jawa Timur seperti apa, dan akhirnya berimbas di Mojokerto,” Kata Defy.

Defy juga mengatakan, Program Sekolah Geopol baru pertama kali ada di Tidar Indonesia. PC Tidar Mojokerto memang mempunyai beberapa program rutin yaitu ada sekolah Parlemen, sekolah Geopol, dan sekolah Pertanian.

“Tiga program itu menjadi kawacandra di mukanya teman-teman Tidar Mojokerto untuk mengasah skill dan memperdalam keilmuannya tentang dunia geopolitik,” Ucap Defy.

Defy menjelaskan tema (Geopolitik Asia Pasifik, Indonesia Bisa Apa ?) tersebut sangatlah penting untuk di diskusikan di PC Tidar Mojokerto, dikarenakan yang terjadi saat ini di Indonesia adalah impek perang asimetris yang terjadi saat ini dan itu jarang di bahas di media masa. Sehingga pentingnya anggota Tidar yang notabenenya calin elit di partai Gerindra nanti untuk memahami secara komperhensif yang terjadi saat ini, yang terjadi dahulu, dan yang akan terjadi di masa akan datang.

“Dengan adanya seperti ini, kita melakukan suatu hal dan melakukan gerakan apapun kita tidak menutup mata apa yang terjadi di rana Global maupun Nasional,” Tambah Defy.

sementara itu, Bambang Widodo (Analis Keimigrasian Akhli Utama) mengatakan, dalam agenda Sekolah Geopol yang di adakan PC Tidar Mojokerto saat ini dirinya mengajak semua anggota Tidar untuk berfikir mengenai kenyataan yang sedang terjadi sekarang dalam bentuk tantangan di antara dua peperagan yang sifatnya simetrik di regional indo pasifik antara Tiongkok dan Amerika.

“Selain itu juga saya mengajak berfikir dengan teman-teman bagaimana pengaruh daripadapa masuknya barang-barang produksi Cina di Indonesia yang harus kita sikapi bersama-sama. Salahsatunya persoalan Garmen yang begitu banyak produk Cina, tentunya itu juga berresiko dengan produk-produk Indonesia yang harus bersaing begitu ketat,” Imbuh Bambang.

Bambang berharap, semua anggota Tidar di Mojokerto bisa lahir pemikiran-pemikiran yang mungkin bisa memberikan solusi tehadap persoalan-persoalan tersebut.

Achmad Ki Sabdho (Pengurus PC Tidar Jatim) juga mengatakan, dengan adanya Sekolah Geopolitik di PC Tidar Mojokerto sangatlah baik sekali, setidaknya untuk memicu teman-teman Tidar di Kabupaten dan Kota lainnya agar bisa tergerak bersama salah satunya terkait mengenai kebijakan strategis Bapak Probowo Subianto yang pastinya dari isu-isu Geopolitik.

“Ya saya berharap dari teman-teman Tidar di PC Jawa Timur khususnya, yang hari ini di inisiasi oleh Kabupaten dan Kota Mojokerto untuk turut serta bagaimana mengartikan apa yang di maksut oleh Prabowo dan kita bisa mengimplikasinya di Kota masing-masing dengan cara yang masif dan persuasif,” Tutup Ki Sabdho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *