Tagarterkini.com, Mojokerto — Kepala sekolah SMPN 3 Mojokerto Rejo,S.Pd., M.MPd, kembali menunjukkan komitmennya sebagai sekolah ramah anak melalui inovasi unggulan bertajuk GADIS PERISAI (penanGAnan DISmenore dan PERsonal hygIene pada menStruAsI). Program ini dirancang khusus untuk memberikan perhatian dan pelayanan bagi siswi yang sedang mengalami menstruasi, agar tetap merasa nyaman dan aman selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap kenyataan bahwa banyak siswi mengalami ketidaknyamanan, nyeri (dismenore), bahkan ketakutan saat mengalami kebocoran darah haid. Hal tersebut kerap membuat mereka absen atau tidak fokus saat belajar. Melalui program GADIS PERISAI, sekolah berupaya menghapus hambatan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, siswi yang mengalami menstruasi dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan layanan, seperti:
Minuman herbal hangat (seperti jahe, kunyit dan daun mint) untuk membantu meredakan nyeri haid secara alami.
Pembalut bersih yang tersedia di ruang khusus GADIS PERISAI bagi siswi yang membutuhkan.
Rok ganti yang disiapkan sebagai bentuk antisipasi bila terjadi kebocoran darah haid, sehingga siswi tidak perlu merasa malu atau cemas.
Ruang istirahat sementara yang nyaman dan tenang, agar siswi bisa memulihkan diri sejenak sebelum kembali belajar.
Program ini juga didampingi oleh guru UKS dan guru BK yang siap memberikan dukungan moral maupun edukasi ringan tentang personal hygiene selama menstruasi. Tak hanya itu, beberapa siswa telah dilatih menjadi GADIS Squad – teman sebaya yang siap memberikan dukungan positif tanpa stigma.
Dengan hadirnya inovasi ini, siswi merasa lebih dihargai dan terlindungi. Mereka bisa belajar dengan tenang dan percaya diri tanpa harus khawatir soal menstruasi. GADIS PERISAI bukan hanya sekadar layanan, tapi juga bentuk nyata sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan peduli terhadap kebutuhan biologis peserta didik perempuan.













