Tagarterkini.com, Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar berbuka puasa bersama di dalam Lapas. Moment tersebut telihat haru ketika warga binaan Lapas bisa berbuka puasa dengan keluarganya yang turut hadir di dalam Lapas. Kamis (20/03/2025).
Tidak hanya berbuka puasa bersama saja, warga binaan Lapas dan keluarganya yang ikut berbuka puasa juga nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia saat menghadapi Australia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di dalam lapas tersebut yang di adakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto Rudi Kristiawan mengatakan, kegiatan nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia menghadapi Australia yang bersamaan dengan berbuka puasa bersama antara warga binaan dan juga keluarganya yang bertujuan untuk mengobati rasa kerinduan narapidana yaitu nonton bareng bersama keluarganya sembari berbuka puasa bersama.
“Program ini sebagai bentuk komitmen Lapas untuk memberikan rasa nyaman pada warga binaan. Dan jika warga binaan diberikan hak-hak bersama keluarganya, potensi depresi dimungkinkan tidak terjadi,” Kata Rudi.
Rudi juga mengatakan, program warga binaan bisa berbuka puasa bersama keluarganya di bulan ramadhan diberikan kuota warga binaan sebanyak 50 orang.
“Jadi untuk berbuka bersama ini dilakukan satu minggu sekali dengan kuota 50 orang di setiap hari Kamis, dikarenakan tidak semua warga binaan keluarganya bisa datang,” Ucap Rudi.
Sementara itu, Lasker Teguh Tri Wibowo (36) salah satu napi kasus narkoba mengatakan, sangat senang bisa berbuka puasa bersama keluarganya dan bisa nonton bereng pertandingan Timnas Indonesia saat menghadapi Australia.
“Ya sangat senang sekali, di karenakan moment ini baru pertama kali di adakan di Lapas Kelas IIB Mojokerto. Jadi kan bisa menutup kangen kita dengan keluarga yang ada di rumah dan datang langsung kesini,” Tambah Lasker.
Lasker juga mengucapkan terima kasihnya kepada Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto Rudi Kristiawan yang sudah mefasilitasi bisa bertemu keluarganya dan berbuka puasa bersama sambil nobar.
“Jadi kami semua tidak akan ada pemikiran macam-macam lagi kalau sudah di berikan kelonggaran seperti ini,” Tutup Lasker. (Rix)













