Ketua PC Tidar Mojokerto Mengutuk Keras Kekerasan Anak yang Dianiaya Ayah Tiri

 

Tagarterkini.com, Mojokerto – Pimpinan Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Mojokerto bergerak cepat mengawal kasus PA (11) yang di aniaya oleh ayah tirinya JPAW (26) dengan menggunakan rantai sepeda motor dan kayu hingga menyebabkan kepala anak teesebut berdarah di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Brian Setiawan (Ketua Bidang Hukum PC Tidar Kabupaten Mojokerto) mengatakan, sebelumnya dirinya menerima informasi mengenai kejadian kekerasan terhadap anak dibawah umur dan segera menindaklanjutinya dengan menghubungi Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra.

“Hari ini, kami langsung menindaklanjuti bersama Gus Bupati Bara dan tim bergerak ke lokasi untuk memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarganya,” Kata Brian.

Brian juga mengatakan, terlebih ayah korban adalah ayah tiri dari PA dan yang mendasari koraban hingga di pukuli yaitu dikarenakan korban nakal. Dan apapun alasannya hal ini kekerasan dalam rumah tangga tidak dibenarkan, terlebih terhadap anak kecil.

“Sangat di sayangkan hal ini terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto. Dan kita mendorong betul kepada kepolisian untuk mengawal dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Brian kembali mengatakan, bahwa hal ini merupakan bagian dari upaya program PC Tidar Kabupaten Mojokerto untuk memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak.

“Kami terus berkomitmen untuk mengawal kasus seperti ini, agar tidak ada lagi korban kekerasan dalam rumah tangga, khususnya anak-anak,” ucapnya.

Sementara itu, Defy Firman Al Hakim S. Ikom (ketua TIDAR PC Kabupaten Mojokerto) di tempat yang berbeda mengatakan, dengan terjadinya kejadian anak PA yang di aniaya oleh ayah tirinya JPAW, Defy mengutuk keras dan tidak ada pembenaran kekerasan terhadap perempuan dan anak dan layaknya kasus penting, tersangka di hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Jadi pelaku harus di hukum sesuai aturan yang berlaku, agar menjadi contoh bagi publik bahwasannya tidak di benarkan kekerasan terhadap peremupan dan anak apapun yang terjadi.” Tambah Defy.

Defy menambahkan, kedepannya sesuai dengan arahan ketua umum di pengurus pusat Tidar, Tidar Mojokerto terus mengawal dan memberikan edukasi terhadap kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *