Daerah  

Hasil Pemetaan TPS Pilkada Serentak 2024, KPU Kota Mojokerto Gelar Rapat Sinkronisasi

 

Foto: Anggota KPU Kota Mojokerto Usmuni dan Ketua Bawaslu saat acara rapat sinkronisasi.

Tagarterkini.com, Mojokerto — Adanya sejumlah perubahan TPS dalam Pilkada 2024 pada November mendatang, untuk menyamakan data, KPU Kota Mojokerto gelar rapat sinkronisasi hasil pemetaan dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur jatim dan pemilihan walikota dan walikota di hotel Aston, Jumat (31/5/2024).

Rapat Koordinasi Sinkronisasi Pemetaan TPS Pilkada 2024 yang dihadiri Badan Adhoc KPU, Bawaslu, Disdukcapil dan Lapas, membahas pemetaan TPS cermat dengan mempertimbangkan jumlah pemilih, aksesibilitas dan keamanan serta persiapan teknis lain.

Dalam pemetaan TPS dari Pemilu 394 TPS, setelah mengalami restrukturisasi untuk Pilkada jumlah TPS menjadi 190 TPS.

Ketua KPU Kota Mojokerto Saiful Amin mengatakan sinkronisasi hasil pemetaan ini sangat penting dilakukan mengingat pilkada akan dilakukan serentak, sehingga sinkronisasi data sangat dibutuhkan dengan semua jajaran pendukung pemilu. Terlebih adanya perubahan jumlah TPS.

“Sinkronisasi dilakukan agar ada persamaan persepsi sehingga pilkada berjalan lancar, adil dan transparan,” katanya.

Usmuni komisioner KPU Mojokerto membahas pemetaan TPS cermat dengan mempertimbangkan jumlah pemilih, aksesibilitas dan keamanan serta persiapan teknis lain.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Mojokerto Imam Buchori dalam menyoroti evaluasi daftar pemilih serta pentingnya dokumentasi dan penanggulangan kerawanan dalam proses pemilihan. Imam menekankan hal ini untuk memastikan proses pemilihan berjalan lancar, adil, dan transparan bagi masyarakat.

Sementara Muhammad Awaludin Zahroni, Anggota KPU Kota Mojokerto, menekankan netralitas, diversifikasi metode sosialisasi, pemilihan momen strategis, dan penyediaan informasi jelas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak tahun 2024.

“Hal utama dalam pilkada adalah netralitas dan partisipasi pemilih untuk itu metode sosialisasi pilkada juga harus ditingkatkan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *