TagarTerkini.id | Mojokerto – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perakim) Kota Mojokerto tengah mempercepat pengerjaan pembangunan kantor Kecamatan Kranggan. Proyek strategis senilai Rp 6,2 miliar ini ditargetkan rampung pada akhir bulan depan.
Kepala DPUPR Perakim Kota Mojokerto, Muraji, mengungkapkan bahwa pekerjaan fisik pembangunan kantor Kecamatan Kranggan telah dimulai sejak 29 April lalu. Muraji sendiri optimis proyek tersebut selesai sebelum jatuh tempo pada 29 Oktober mendatang.
“Kami yakin proyek ini rampung sesuai target, apalagi progresnya surplus. Sampai hari ini progresnya sudah menyentuh 52 persen, ” katanya.
Bahkan, DPUPR Perkim meminta untuk pengerjaan dikebut siang malam dengan menambah puluhan pekerja. Dilihat di lokasi terlihat puluhan pekerja dari CV Tiga Lautan Berlian dikerahkan menuntaskan proyek senilai Rp 6,2 miliar yang teken kontrak pada 29 April lalu.
“(Pembangunannya) Dikebut siang malam. Lantai 1 dan 2 sudah selesai, tinggal atapnya saja. Apalagi lantai 2 hanya ruang aula saja, tidak ada sekat jadi akan lebih cepat, ” Ujarnya.
Pihak pelaksana juga sudah menuntaskan pembangunan pagar ala Majapahitan sejak jauh hari. “Kami perkirakan 2 bulan ke depan selesai. Untuk pengerjaan finishing saya kira tidak ada masalah, ” Imbuhnya.
Selesainya pekerjaan prioritas tersebut diharapkan bisa memberi dampak manfaat langsung bagi masyarakat. Pada tahun ini, Pemkot menargetkan, dari 10 proyek strategis yang dianggarkan dengan total pagu mencapai Rp 50,4 miliar ini terselesaikan tepat waktu.
“Pembangunan kantor Kecamatan Kranggan ini akan memberi dampak manfaat langsung bagi masyarakat, ” Tambahnya.
Menurutnya, karena proyek strategis yang ditetapkan ini berdasarkan berbagai kriteria, terutama untuk mendukung peningkatan pelayanan dan bisa berdampak manfaatnya bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro menyatakan akan mengawal pembangunan bidang pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata, peningkatan layanan kantor pemerintahan, hingga sarana publik.
’’Sehingga, pelaksanaannya akan kita kawal betul agar memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,’’ tuturnya













