Diskusi dan Konsolidasi Empat Pilar, KPU Kota Mojokerto Harapkan Terbentuk Soliditas

 

Tagarterkini.com. Mojokerto – Dalam rangka membangun soliditas dan meningkatakan layanan lebih baik, profesional, dan berintegritas dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2024, KPU Kota Mojokerto gelar diskusi dan konsolidasi dengan empat pilar yakni Kejaksaan Negeri Mojokerto, Kepolisian, TNI dan Bawaslu di Ballroom Hotel Ayola, Jalan Benteng Pancasila, Balongsari, Magersari, Kota Mojokerto Senin 14/10/2024.

Dalam acara yang dihadiri oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Kota Mojokerto, Kominfo Kota Mojokerto, PPK se Kota Mojokerto, PPS, Panwascam, PKD, Forkopimda Kota Mojokerto.

“Diharapkan diskusi dan konsolidasi ini terbangun soliditas untuk mewujudkan pemilu tanpa kendala,” kata Divisi hukum dan pengawasan KPU Kota Mojokerto, Suwaji.

“Setelah soliditas itu terbangun, maka pelayanan kita kepada pesera Pilkada atau yang lainnya akan menjadi lebih baik. Ketika lebih baik maka proses-proses yang kita lakukan ini apa yang kita jalannkan sebagai penyelenggara Pilkada akan bisa di nikmati oleh masyarakat secara umum. Janan sampai kita sebagai penyelenggara masyarakat tidak puas terhadap pelayanan kita,” tambahnya.

Suwaji menjelaskan tiap narasumber memberikan materi terkait Pilkada serentak. Dari pemateri Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, tambahnya bagaimana sinergitas Kejari bersama KPU Kota Mojokerto.

“Dikarenakan apabila kita tidak bersinergi maka membangun komunikasi ini jangan sampai terputus. Kalau sudah terputus ketika ada masalah apapun akan menjadi masalah terhadap KPU,” Kata Suwaji.

Suwaji menambahakan, dari pihak kepolisian menerangkan bagaimana situasi, kondisi, keamanan di Kota Mojokerto selama Pilkada 2024 jangan sampai Pilkada tahun ini menjadi triger atau titik permasalahan. Dan diharuskan menjadi penyelenggara yang profesional dan berintregritas. Adapun dari TNI Polri juga memberikan materi terkait bagaiman wilayah TNI Polri yang menjaga kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia termasuk di Kota Mojokerto agar tidak terjadi keos dan lain sebagainya dalam berlangsunya Pilkada 2024 ini.

“Yang ke empat pemateri dari Bawaslu, kenapa kita hadirkan Bawaslu di karenakan mereka adalah stekeholder kita yang selalu mendampingi kita, mengawasi kita tahapan kita dari persiapan sampai akhir kita di awasi, dan bagaimana kita bersinergi maka bagaimana sinergitas pengawasan bantuan sengketa. Ketika ada hal sesuatu yang perlu di selesaikan maka Bawaslu sudah ada komunikasi dengan KPU. Oleh sebab itu hari ini kita kumpulkan semuanya harapannya bisa bersinergi dengan lebih baik,” imbuh Suwaji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *