Belajar Urban Farming dengan Inovasi Kejar Madu

 

Tagarterkini.com, Mojokerto — Sinergi dan kolaborasi merupakan kunci untuk kesuksesan sebuah program. Sebagaimana dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Mojokerto dalam mengenalkan pertanian sejak dini bagi anak-anak.

Pada Senin (12/08/2024) siswa-siswi kelas 4 SDN Wates 6 tampak riang gembira untuk belajar bercocok tanam dibawah panduan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka Kelurahan Wates dan Penyuluh Pertanian Lapangan DKPP Kota Mojokerto. Pagi ini para siswa tersebut belajar bagaimana bercocok tanam mulai dari media tanam, cara menanam hingga proses panen sayuran serta mengenal hasil olahan sayuran.

Plt. Kepala DKPP Kota Mojokerto Mochammad Hekamarta Fanani menyampaikan pengenalan tentang pertanian dan peternakan sejak dini itu sangat penting untuk program ketahanan pangan, khususnya di wilayah perkotaan yang memang sangat minim lahan. Hadirnya inovasi Kejar Madu (Kelas Belajar Mengenal Makhluk Hidup) adalah sebagai wadah pengenalan pertanian, peternakan dan perikanan kepada siswa sekolah.

“Minimnya generasi muda yang berminat dalam bidang pertanian dan peternakan menjadi atensi nasional. Dan ini menjadi PR bersama bagaimana ketahanan pangan terus berlanjut dengan adanya generasi muda yang lebih kreatif dan inovatif untuk memanfaatkan lahan-lahan pertanian dan peternakan yang ada,” kata Heka.

Lebih lanjut Heka berharap dengan mempraktekkan proses bertani secara langsung para siswa mengenal dan tertarik dengan bidang pertanian, peternakan dan perikanan. Sehingga nantinya akan lahir sarjana-sarjana baru yang akan melanjutkan bidang ini.

Ditambahkan oleh Kepala SDN Wates 6, Bambang Sutopo bahwa kunjungan para siswa ke KWT Cempaka adalah untuk pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dimana P5 sendiri adalah bagian dari Kurikulum Merdeka. “Melalui projek ini para siswa dikenalkan tentang berwirausaha dalam bidang pertanian, mulai produksi dan nantinya untuk memasarkan maupun untuk konsumsi sendiri,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *