SDN Surodinawan Luncurkan ‘Salam Manis’, Inovasi Minuman Herbal dari Daun Salam dan Kayu Manis

 

Tagarterkini. Com, Mojokerto, 26 Juli 2024 – Siswa-siswi SDN Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto menunjukkan kreativitas dan kepedulian terhadap kesehatan melalui inovasi minuman herbal bernama “Salam Manis”. Inovasi ini memanfaatkan daun salam yang tumbuh subur di lingkungan sekolah dan dipadukan dengan kayu manis, menghasilkan minuman sehat yang kaya manfaat.

Proses pembuatan melibatkan kegiatan praktik langsung, mulai dari panen daun salam, pengeringan, pencampuran bersama kayu manis, hingga pengemasan dan pemberian label yang menarik untuk dapat dipasarkan di koperasi sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari proyek pembelajaran berbasis lingkungan yang bertujuan menanamkan nilai kewirausahaan dan kepedulian terhadap kesehatan sejak dini.
“Salam Manis” tidak hanya menjadi produk inovatif, tetapi juga sarana edukatif bagi siswa. Dalam prosesnya, siswa belajar tentang manfaat kesehatan dari bahan alami, teknik pengolahan minuman herbal, serta pentingnya menjaga lingkungan. Sesuai temuan dari berbagai sumber kesehatan, minuman ini dipercaya memiliki khasiat menurunkan kadar gula darah, mendukung kesehatan pencernaan dan meningkatkan metabolisme tubuh, berkat kombinasi antioksidan dari daun salam dan kayu manis.

Kepala SDN Surodinawan, Muryaningsih, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi ini. Ia menyatakan, “Kami sangat bangga melihat siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memanfaatkan sumber daya yang ada untuk mencipta produk sehat. ‘Salam Manis’ bukan sekadar minuman, tetapi wujud nyata pembelajaran karakter, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap kesehatan. Inovasi ‘Salam Manis’ ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.” katanya.

Salah satu guru pembimbing, Badrus, menambahkan, “Melalui program ini, siswa tidak hanya meracik minuman herbal, tetapi mereka juga belajar tentang tanggung jawab, mulai dari menanam, memetik, hingga menjaga kebersihan dan kualitas produk.” jelasnya.

Rencananya, produk “Salam Manis” akan dipamerkan dalam acara Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang akan datang. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat mendorong semangat inovasi dan kewirausahaan di kalangan siswa, serta memperkenalkan manfaat tanaman lokal yang sering terabaikan. Selain itu, sekolah juga berharap produk ini bisa dipasarkan secara kecil-kecilan di koperasi sekolah maupun lingkungan sekitar, menjadi alternatif sehat bagi warga lokal, sekaligus menghidupkan ekonomi sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *