Bocah SD Tewas Tersengat Listrik, Pimpinan DPRD Kota Mojokerto Minta Pemkot Pastikan Listrik PJU Aman

 

 

Tagarterkini.com, Mojokerto — Satu anak tewas tersengat aliran listrik tiang PJU di Kota Mojokerto, atas kejadian itu Pimpinan DPRD kota Mojokerto meminta pemerintah kota Mojokerto memastikan tiang penerangan jalan umum (PJU) aman dan tidak ada kebocoran arus listrik yang bisa membahayakan masyarakat setempat.

“Kami bersama pimpinan dewan berharap Pemkot semaksimal mungkin mengecek semua tiang listrik baik itu milik PJU atau milik warga agar bisa dipastikan aman dan tidak kebocoran arus yang bisa membahayakan,” kata Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti saat pimpinan dewan melakukan takziah ke rumah duka korban tersengat listrik saat di Jalan KH Mas Mansyur, Kota Mojokerto sekitar pukul 17.15 WIB, Minggu (5/1/2025).

Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti bersama pimpinan Dewan saat meninjau langsung lokasi kejadian mengatakan, saat mendengar adanya bocah kelas 2 SDN Gedongan 2 yang meninggal akibat tersengat listrik, pihaknya langsung melakukan takziah ke rumah duka sekaligus melakukan cek lokasi (PJU) di Jalan KH Mas Mansyur, Kota Mojokerto.

“Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar jangan sampai ada kebocoran listrik lagi,” katanya.

“Nanti kita koordinasi sekaligus berdiskusi bagaimana mencari solusinya,” tambah politisi PDI Perjuangan ini.

Lebih lanjut, perempuan yang sering dijuluki emak banteng Kota Mojokerto itu juga menegaskan bahwa ini harus menjadi kejadian terakhir kalinya, kejadian tersebut jangan sampai terulang lagi khususnya di wilayah kota Mojokerto.

“Jadi saya harapkan ini akan menjadi pelajaran bagi kita semua. Saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum, dan kedepan kejadian seperti ini tidak terulang lagi, sekali lagi setiap tiang PJU dipastikan aman. Mengingat saat ini masih musim hujan dan kewaspadaan harus tetap kita tingkatkan,” tegasnya.

Dari info yang ada, pada saat korban bermain bola dengan teman-temannya. Almarhum memegang salah satu tiang penerangan jalan umum sehingga almarhum tersengat listrik yang menyebakan korban meninggal dunia. Warga sempat membawa korban yang lemas ke rumah sakit. Hanya saja, korban AP meninggal dalam perjalanan.

Usai kejadian Polisi pun melakukan olah TKP dan jenazah bocah asal Lingkungan Suronatan, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *