Gelar Raker Penyusunan LPJ Badan Adhoc dan Bimtek SITAB, Ketua KPU Kota Mojokerto Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

 

Tagarterkini.com, Mojokerto — Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni menekankan pentingnya pelaporan kegiatan yang transparan, bisa dipertanggungjawabka dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran terhadap lembaga Adhoc.

Hal itu dikatakan Usmuni ketika membuka acara Raker penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran badan Adhoc serta persiapan penyaluran honorarium KPPS dalam pemilihan tahun 2024 dan bimtek aplikasi SITAB, (12/11/2024).

Acara yang digelar di hotel Ayola Kota Mojokerto, dihadiri oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Bank Tabungan Negara (BTN) dan sekretariat badan Adhoc.

“Pada prinsipnya pelaporan SPJ harus sesuai aturan yang berlaku. Kita ingin menegaskan mekanisme pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan, akuntabel. Harapan kita pelaporan selesai dan tidak menumpuk kalau bisa h+3 setelah kegiatan laporan sudah selesai,” katanya.

Lebih lanjut Usmuni mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja sekretariat badan adhoc baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan dalam mengelola dan membuat laporan pertanggungjawaban keuangan.

“Pengelolaan anggaran yang baik adalah kunci suksesnya penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” katanya.

Usmuni juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran terhadap lembaga Adhoc. Ia berharap kegiatan ini dapat menciptakan keselarasan dan kesepahaman dalam penyusunan dan penulisan laporan kinerja serta pertanggungjawaban anggaran.

“Sehingga diharapkan laporan keuangan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lebih efektif dan transparan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Usmuni juga menekankan pemahaman pada Aplikasi Sistem Informasi Pertanggungjawaban Anggaran Badan Adhoc (SITAB).

“Bahwa tahapan Pilkada 2024 telah memasuki fase puncak, dengan tersisa beberapa hari menuju hari pemungutan suara,” katanya.

Usmuni mengingatkan padatnya aktivitas teknis dan administratif, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan di kalangan penyelenggara Pilkada, termasuk jajaran sekretariat, demi kelancaran setiap tahapan.

“Setelah seluruh tahapan Pilkada selesai, kita berharap tidak ada permasalahan yang tertinggal, terutama terkait pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban anggaran,” katanya.

Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti bimbingan dengan serius agar pemahaman yang didapat tentang aplikasi SITAB dapat segera diterapkan dalam tugas mereka.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *