Begini Cara Mudah Hapus Jejak Digital di Ponsel Anda

 

 

 

 

Foto: Ilustrasi

Tagarterkini.com, Tagar Teknologi – Perlu diketahui penyalahgunaan data pribadi yang bersumber dari jejak digital kita di dunia maya tentunya sangat berbahaya.

Tanpa sadar, media sosial membuat pengguna bergantung pada berbagai platform seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, maupun Tiktok. Dari sana kita tidak sadar telah meninggalkan jejak digital.

Berikut ini Lenterainspiratif.id akan mengulas tentang sejumlah cara untuk menghapus jejak digital.

1. Menggunakan mode incognito

Dengan menggunakan mode incognito, gawai  tidak akan merekam situs apapun yang kita tuju. Selain itu, gawai juga tidak akan menyimpan password yang digunakan pengguna pada berbagai aplikasi. Meski begitu, perlu diingat bahwa dengan mode ini, bukan berarti Anda bisa lolos dari peretasan.

Waspada pada setiap risiko yang muncul Misalnya saat masuk ke Facebook, media sosial tersebut akan merekam aktivitas yang dilakukan. Jadi, untuk menutupi ISP (Internet Service Provider), Anda mungkin bisa memanfaatkan VPN saat menggunakan internet.

2. Memeriksa kebocoran data

Dengan data yang berlalu-lalang di dunia maya, kita sangat perlu memeriksa data-data pribadi yang mungkin bocor. Apalagi, saat ini kasus kebocoran data kerap terjadi dan sangat mudah dialami para pengguna internet, mengingat masih rendahnya literasi.

Salah satu cara untuk mengecek potensi kebocoran data ini adalah dengan menggunakan laman ‘Have I Been Pawned?’. Kita bisa masuk ke situs web, isi alamat e-mail yang digunakan, dan selanjutnya akan terlihat apakah data yang Anda miliki pernah mengalami kebocoran atau tidak.

3. Hapus semua cookie

Menghapus cookie dapat dilakukan di seluruh browser seperti Chrome dan Firefox. Cara ini memungkinkan situs tidak bisa melacak jejak digital. Cookie bisa dihapus satu per satu atau seluruhnya secara sekaligus dengan bantuan pihak ketiga seperti Advanced System Optimizer.

4. Membatasi pelacakan

Beberapa data mungkin dilacak oleh aplikasi. Namun beberapa diantaranya membiarkan pengguna menggunakan mode Incognito jika diminta.

Sebaiknya periksa lebih dulu pengaturan aplikasi untuk menghentikan pelacakan. Jika tidak menemukan opsi tersebut, hapus seluruh aktivitas secara manual. Proses tersebut bervariasi tergantung pada sistem operasi yang digunakan.

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

No Content Available