Mengenal Inovasi Sambo Dikartu AS Milik SMP 6 Kota Mojokerto untuk Atasi Sampah Plastik Siswa

 

Foto: Siswa SMPN 6 diberikan pengarahkan inovasi Sambo Dikartu AS

Tagarterkini.com, Mojokerto — Sampah plastik masih menjadi salah satu sampah yang memiliki risiko besar terhadap pencemaran lingkungan baik itu tanah, udara, maupun air sungai serta laut.
Sampah plastik juga susah terurai dengan tanah dan butuh ratusan tahun lamanya agar sampah plastik dapat terurai. Kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah masih minim, dan banyak sekali masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan.

Hal ini jika dibiasakan akan membawa bencana bagi masyarakat itu sendiri, tidak hanya bagi diri sendiri namun juga lingkungan sekitar juga akan terkena dampaknya. Untuk mengatasi itu SMP Negeri 6 Kota Mojokerto yang merupakan Sekolah Adiwiyata Nasional dengan motto ‘Keep Clean and Green’ menerapkan kebiasaan para peserta didiknya untuk memperhatikan lingkungan dan berbudaya lingkungan.

Sekolah juga memiliki komitmen kuat untuk mendukung sekolah yang bersih bebas sampah bebas plastik. Namun, pada kenyataannya masih banyak penggunaan botol plastik di lingkungan sekolah. Hal ini dikarenakan peserta didik kurang disiplin dalam membawa tempat minum dari rumah.

Sekolah sudah menghimbau pada peserta didik untuk membawa botol minum dari rumah, sebagaian peserta didik patuh membawa, namun peserta didik yang lainnya kurang patuh, sehingga sekolah terpaksa menyediakan air minum kemasan botol melalui koperasi sekolah.

Untuk mengurangi sampah plastik, SMP Negeri 6 Kota Mojokerto memiliki inovasi bernama SAMBO DIKARTU AS atau kependekan dari sampah botol ditukar satu alat tulis sekolah.

Sesuai dengan nama dari inovasi ini, peserta didik yang memiliki sampah botol wajib menukarkan botolnya dan ditukar dengan satu alat tulis sekolah. Alat sekolah yang ditukar seperti pensil, penghapus, buku tulis, dll. Penukaran botol pun memiliki batas minimal agar bisa ditukarkan dengan alat tulis sekolahnya. Misalnya 3 botol plastik dapat ditukarkan dengan sampul buku.
Botol yang sudah ditukarkan akan diolah menjadi hal yang berguna. Hal ini tidak hanya berlaku untuk peserta didik saja, namun melibatkan seluruh warga sekolah dengan tujuan untuk menyamakan visi dan misi demi lingkungan sekolah yang bebas sampah plastik.

Inovasi ini sudah direplikasi dan diterapkan di sekolah lain Diharapkan Inovasi SAMBO DIKARTU AS ini bermanfaaat Mengatasi masalah sampah botol plastik di sekolah, Membentuk karakter siswa cinta lingkungan sekolah, Meningkatkan kreativitas siswa-siswi sekolah.

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

No Content Available