Keren! Inovasi Si Bebi Loli, Buat Permainan dan Edukasi Gigi untuk anak di Puskesmas

 

 

Foto: Dokter gigi mengajak anak bermain dan edukasi gigi di puskesmas gedongan

Tagarterkini.com, Mojokerto — Program penurunan dan pencegahan stunting masih menjadi program Bersama pemerintah Bersama Masyarakat. Masih adanya anak stunting di wilayah puskesmas gedongan mendorong kepala puskesmas berinovasi dalam program si bebi loli atau Simulasi Edukasi dan Bermain Bersama Dokter Gigi melalui Dental Outing Class pada Usia Dini.

Pada inovasi si bebi loli, puskesmas Gedongan merangkul anak-anak usia dini untuk diberi edukasi mengenai Kesehatan guna mencegah terjadinya stunting. Selain itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pengenalan dan perawatan gigi secara dini juga sangat penting, mengingat banyak anak dengan tingkat frekuensi karies atau lubang yang cukup tinggi namun masih banyak yang belum tertangani dengan benar.

“Dari 57,6% penduduk yang bermasalah kesehatan gigi dan mulutnya, ternyata yang mengakses pelayanan kesehatan gigi hanya sekitar 10,2%. Di wilayah kerja puskesmas gedongan, pada tahun 2022 jumlah kunjungan anak usia 0-5 tahun sebesar 160 anak dari total jumlah anak usia di wilayah kerja puskesmas gedongan sejumlah 1063 anak,” ujar drg. Tria dokter gigi di puskesmas gedongan.

Sebagai Upaya untuk mengatasi hal tersebut, dokter gigi tria melakukan promotif preventif pada anak usia TK/ Paud agar giginya tetap sehat menuju Indonesia bebas caries 2030. Anak sekolah diajak untuk datang dan berkeliling di puskesmas.

Sambil berkeliling, anak diberi edukasi tentang cara menggosok gigi yang benar, anak diajak untuk main game kesehatan, mewarnai hingga diajak bercerita mengenai kesehatan gigi dan mulut. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, setiap anak akan mendapatkan hasil dari pemeriksaan gigi dan mulutnya untuk selanjutnya diserahkan kepada orang tua masing-masing.

Pelaksanaan inovasi ini terbukti meningkatkan pengetahuan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta terjadi peningkatan jumlah kunjungan anak usia 0-6 tahun ke poli gigi di tahun 2023. Serta terjadi penurunan angka stunting pada tahun 2023 menjadi 3,83%.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan si bebi loli ini, orang tua juga memiliki kepedulian untuk pencegahan terjadi stunting dan terjadinya komplikasi akibat kerusakan gigi yang dimulai sejak usia prasekolah,” pungkas dokter gigi tria.

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

No Content Available