Gelar Musorkot, Ketua KONI Kota Mojokerto Pamer Kemajuan Perkembangan Cabor

 

Foto: Ketua KONI Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo

Tagarterkini.com, Mojokerto – Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Mojokerto menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot). Kegiatan ini digelar di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto pada, Sabtu (22/12/2022).

Pada kesempatan ini, Ketua Umum KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo memaparkan kemajuan Koni selama ia pimpin. Diantaranya meningkatnya cabang olahraga (cabor) di Kota Mojokerto, yang pada awal kepengurusan hanya 22 cabor kini Koni Kota Mojokerto sudah memiliki 36 cabor.

“33 cabor sudah punya SK sementar 3 lainnya masih dalam proses penerbitan SK,” paparnya.

Selain itu prestasi para atlet Kota Mojokerto juga menglami peningkatan. Seperti dalam Porprov Jatim kemarin, dari 23 cabor yang dikirimkan sebanyak 12 cabor sukses menggondol medali. Diantaranya 6 medali emas 4 perak dan 2 perunggu.

“Ini merupakan prestasi terbaik Kota Mojokerto sepanjang ikut serta Porprov Jatim,” sebutnya.

Menurut Santoso, pentas olahraga bisa dijadikan investasi untuk memutar roda perekonomian di Kota Mojokerto. Untuk itu ia berencana membuat open turnamen di semua cabor yang ada dibawah naungannya. Hanya saja, rencana tersebut terkendala masalah pendanaan.

“Satu turnamen saja bisa menghabiskan uang sekitar Rp 100 juta, dan bisa dibayangkan kalau 36 cabor kita menggelar open turnamen maka dana yang dibutuhkan sekitar Rp 3,6 miliar,” bebernya.

Untuk itu, Santoso berharap adanya pengalokasian dana khusus yang nantinya bisa digunakan untuk menggelar open turnamen tersebut.

“Sementara dana pembinaan kita saja sebesar Rp 2,5 miliar dan itu digunakan untuk open turnamen, maka pembinaan kita yang akan tersendat. Maka perlu adanya anggaran yang digunakan untuk menggelar open turnamen,” pungkasnya.

Sementara itu, WaliKota Mojokerto yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Gaguk Tri Prasetyo memaparkan, peranan Koni di Kota Mojokerto sangat penting dalam membantu Pemkot dalam meningkatkan prestasi.

Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kerja keras pengurus Koni Kota Mojokerto periode 2019-2023 atas prestasi olahraga di Kota Mojokerto.

“Berkat dedikasi, pelatihan dan kerja keras Koni, olahraga di Kota Mojokerto bisa melahirkan prestasi,” ucapnya.

Gaguk memaparkan, tahun depan Kota Mojokerto akan menjadi tuan rumah Porprov Jatim. Hal ini menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Penyelenggaraan Porprov nanti tidak hanya berdampak di bidang olahraga, tapi juga mempunyai multi efek untuk masyarakat, baik itu bisnis maupun UMKM,” jelasnya.

Terimakasih sebesar-besarnya kepada pengurus Koni Kota Mojokerto periode 2019-2023 atas dedikasi, pelatihan dan kerja kerasnya dalam pembinaan olahraga.

Gaguk juga membuka pintu selebar-lebarnya dalam penyelenggaraan open turnamen masing-masing cabor di Kota Mojokerto. Hanya saja anggaran sebesar itu tidak mampu ditanggung sepenuhnya dari APBD Kota Mojokerto. Meski begitu, Gaguk akan mencoba memfasilitasi Koni untuk terselenggaranya open turnamen itu.

“Oleh karena itu mari kita duduk bersama, mungkin saya bisa fasilitasi. Bisa jadi tidak semuanya dari APBD tapi bisa berinovasi dengan hal lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

No Content Available