Maling Satroni Tiga SD di Wonosalam Jombang Dalam Sepekan

 

 

 

Foto: Tangkapan layar CCTV maling saat beraksi.

Tagarterkini.com, Jombang – Wilayah Wonosalam Jombang dalam kondisi tak aman. Tiga Sekolah Dasar (SD) dalam sepekan disatroni maling. Para pelaku berhasil menggasak peralatan elektronik dan uang tunai.

Pencurian terbaru terjadi di SDN Wonosalam 5 dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Rekaman CCTV di sekolah ini menunjukkan pelaku berjumlah 2 orang berhasil membobol ruangan kantor.

Pelaku pertama berambut panjang, memakai jaket dan tas rangsel. Pelaku kedua memakai kaus, topi, serta tas ransel dan tas kecil model selempang.

“Kejadiannya singkat, tidak sampai 30 menit,” kata Penjaga SDN Wonosalam 5 Amanullah, Jumat (11/11/2022).

Aksi pencurian ini, lanjut Amanullah baru diketahui salah seorang guru SDN Wonosalam 5 sekitar pukul 05.30 WIB. Ketika itu kondisi pintu ruangan kantor sekolah terbuka dengan kunci yang sudah rusak. Sedangkan di dalam ruangan sudah acak-acakan.

“Kondisi kantor sudah acak-acakan, buku berhamburan dan pintu lemari terbuka semua,” terangnya.

Kepala SDN Wonosalam 5 Sri Pujiastutik menjelaskan kawanan maling berhasil mencuri 2 proyektor LCD, seperangkat microphone wireless, 1 mesin scanner, serta uang tunai Rp 300 ribu. “Kerugian sekolah kami sekitar Rp 13,9 juta,” ungkapnya.

Sebelumnya, SDN Panglungan 2, Kecamatan Wonosalam juga dibobol kawanan pencuri pada Senin (7/11/2022) sekitar pukul 01.52 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV sekolah, pelaku berjumlah 2 orang.

Kepala SDN Panglungan 2 Naindhi Farida menuturkan pelaku juga membobol ruangan kantor sekolah. Yaitu dengan cara memecah kaca jendela kantor, lalu mencongkel teralisnya. Pelaku hanya berhasil mencuri 1 proyektor LCD.

“Pelakunya dua orang dan indikasinya sama dengan yang di SDN Wonosalam 5,” jelasnya.

Sepekan yang lalu, Sabtu (5/11/2022), SDN Wonosalam 3 juga dibobol pencuri. Komplotan maling itu berhasil menggondol 2 laptop, 1 proyektor LCD dan uang tunai Rp 2,5 juta dari ruangan kantor sekolah.

“Total kerugian mencapai Rp 16 juta,” cetus Koordinator Wilayah Kerja Pendidikan Kecamatan Wonosalam Dedi Kasiono.

Kapolsek Wonosalam AKP Hariyono membenarkan 3 SDN di wilayahnya dibobol maling. Pihaknya masih menyelidiki identitas para pelaku. “Masih didalami, mohon waktu dulu ya,” tandasnya.

 

 

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

No Content Available