Pelajar di Mojokerto Raya Terima Beasiswa PIP dari Guruh Soekarno Putra

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

 

Foto: Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi (Tengah) secara simbolis memberikan bantuan beasiswa PIP

Tagarterkini.com, Mojokerto — Sebanyak 93 pelajar dari Kota/Kabupaten Mojokerto menerima program beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari anggota Komisi X DPR RI Guruh Soekarno Putra.

Acara penyerahan bantuan PIP jalur aspirasi itu dilakukan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi kepada penerima manfaat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Selasa (12/7/2022).

Kusnadi mengatakan, bantuan beasiswa PIP ini merupakan program aspirasi anggota Komisi X DPR RI Guruh Sukarno Putra yang berangkat dari Dapil Jatim VI (Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri dan Kabupaten Kediri). Bantuan PIP ini, jelas Kusnadi, ditujukan bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah dan SMA.

“Meski Mojokerto bukan dapil beliau namun masyarakat masih bisa menikmati program dari pak Guruh,” katanya.

Stimulus ini guna mendukung pelaksanaan pendidikan wajib belajar 12 tahun. Serta mencegah siswa putus sekolah akibat kesulitan ekonomi.

“Bantuan PIP untuk menarik siswa putus sekolah agar bisa kembali mendapatkan layanan pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti Imron mengatakan bantuan PIP yang diperjuangkan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Guruh Sukarno dan PDI Perjuangan terhadap dunia pendidikan di Jawa Timur.

“Pendidikan adalah jembatan emas menuju kemajuan bangsa dan negara. Diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat,” tuturnya.

Menurut Ery proses pencairan dana beasiswa ini, urainya, sangat mudah. Yakni cukup menyerahkan surat rekomendasi sekolah, foto copy ijazah dan kartu keluarga siswa bersangkutan ke bank yang ditunjuk pemerintah.

“Dana PIP ini dapat digunakan peserta didik untuk membantu biaya personal pendidikan, seperti membeli perlengkapan sekolah atau kursus, uang saku, biaya transportasi, biaya praktik tambahan, serta biaya uji kompetensi,” urainnya.

Dia menambahkan, program seperti ini merupakan program yang sangat bagus dan diharapkan ke depan dapat diberikan kembali kepada masyarakat, terutama agar dapat menjangkau kepada siswa-siswa dari keluarga pra sejahtera.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terpopuler

%d blogger menyukai ini: