Cuaca Buruk, Petani Cabai di Blitar Terancam Bangkrut Gara-gara Gagal Panen

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

 

Foto: Salah satu petani cabai di blitar

Tagarterkini.com, Blitar – Gara-gara cuaca ekstrim membuat hektaran tanaman cabai milik Suwadi warga Wates, Kabupaten Blitar gagal panen. Ia pun terancam bangkrut.

Banyaknya tanaman cabai yang rusak menjelang masa panen membuat para petani cabai di Blitar tidak bisa merasakan tingginya harga cabai.

Salah satu petani cabai, Suwadi mengaku sejak satu bulan terakhir tanaman cabai miliknya rusak dan terancam gagal panen.

Kerusakan akibat diguyur hujan pada malam hari dan banyaknya lalat buah yang menyerang ke buah cabai merah besar.

“Ya kurang lebih dua hektar tanaman cabai milik saya ini, baru panen dua kali Setelah itu rusah dan membusuk,” kata Suwadi Jumat (1/7/2022).

Dia menambahkan, untuk saat ini, harga cabai di kalangan petani tembuh Rp50 ribu sampai Rp60 ribu perkilogramnya. Namun karena gagal panen para petani banyak yang tidak merasakan harga tertinggi teresebut.

“Kalau dilihat dari sekarang, kembali modal saja sudah bagus. Sebab, biaya menanam cabai merah besar ini hampir Rp30 juta dengan luas dua hektar,” pungkasnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terpopuler

%d blogger menyukai ini: