Kuota Haji Dibuka, Dinkes P2KB Gelar Pemeriksaan Kesehatan CJH

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

 

 

 

Tagarterkini.com, Mojokerto — Dinas Kesehatan P2KB Kota Mojokerto telah melakukan pemeriksaan kepada 139 Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat ibadah haji yahun 1443 H ini.

“Seiring dibukannya kuota haji, kita sudah memeriksa sekitar 130 CJH sedangkan 9 orang belum datang untuk memeriksa kesehatannya,” jelas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Lily Nurlaily, Rabu (13/4/2022).

Lebih lanjut dr Lily menambahkan, pelaksanaan pemeriksaan CJH di Kota Mojokerto telah dilaksanakan pada 24-26 Maret 2022 lalu. Dengn rincian, 139 Calon Jamaah Haji dari Kota Mojokerto, yang sudah datang memenuhi undangan ke Puskesmas setempat.

“Itu ada 130 orang atau 93,53%, jadi memang ada 9 orang yang belum datang,” katanya.

Ketidak hadiran 9 CJH ini, dijelaskan oleh Lily bahwa 1 orang masih berada di luar negeri. Sedangkan sisanya yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan karena belum saatnya melakukan vaksinasi meningitis. Karena pemeriksaan kesehatan ini dilakukan bersamaan dengan vaksinasi meningitis untuk CJH.

Dijelaskan oleh Lily bahwa pelaksanaan pemeriksaan terhadap CJH mengacu pada juknis yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI. “Pemeriksaannya sendiri itu meliputi pemeriksaan fisik kemudian juga pemeriksaan penunjang.”terangnya.
Lily menambahkan bahwa pemeriksaan penunjang yang dilakukan oleh para CJH adalah dengan pemeriksaan laboratorium. “Pemeriksaan laboratorium ini mendeteksi apakah CJH ada diabetes jadi kita lakukan pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan fungsi ginjal, ditambah pemeriksaan rontgen. Dan untuk CJH yang usianya lebih dari 40 tahun juga dilakukan pemeriksaan EKG atau rekam jantung.”jelas Lily.

Lebih lanjut Lily menerangkan bahwa dari CJH yang telah melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang ditemukan 62 orang memiliki risiko tinggi (risti) dan 77 sisanya adalah non risti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap CJH risti terdapat bermacam variasi. Dan yang paling banyak ditemukan adalah permasalahan terkait jantung. Yang selanjutnya akan dilakukan rujukan ke RSU. Dari rujukan ke RS nanti akan kita sampaikan untuk kontrol ke puskesmas lagi. Setelah itu nanti keberangkatan ada di asrama haji juga akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas yang ada embarkasi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terpopuler

%d blogger menyukai ini: