Dituding Terlibat Dalam Kasus Aborsi Novia, Begini Kata Ayah Randy

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Aborsi
Ayah Randy, Niryono saat dimintai keterangan

Tagarterkini.com, Mojokerto – Ayah Randy Bagus Sasongko, Nuryono (46) membantah tudingan jika dirinya melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Novia Widyasari.

“Tidak sama sekali (ancam bunuh Novia Widyasari) saya sudah menganggapnya seperti anak saya sendiri,” ungkap Nuryono kepada wartawan setelah menjalani sidang yang menyeret anaknya di PN Mojokerto, Selasa (22/3/2022).

Selain itu, Nuryono juga menepis tuduhan keterlibatannya dalam aborsi kandungan terhadap Novia Widyasari. Dirinya meragukan kebenaran aborsi yang dilakukan Randy.

“kalau benar-benar aborsi itu dilakukan dimana, janinnya seperti apa, di rumah sakit mana kan tidak ada buktinya,” ucapnya.

Tak hanya itu, Pria yang berdomisili di Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ini juga meragukan kehamilan pacar anaknya. “Jangan jauh-jauh aborsi, buktikan secara medis kehamilannya (Novia Widyasari),” bebernya.

Nuryono, Ayah Randy saat diwawancara wartawan, Selasa (22/3/2022)

Dalam pengakuan Nuryono, pihak keluarganya sudah berupaya untuk menjalin itikad baik. Ia juga sudah meminta kepada Fauzun untuk menikahkan Novia dengan Randy.

“Saya turut berbela sungkawa atas kematian calon menantu saya. Soanya, Novia sudah saya minta beneran,” pungkas pria yang bekerja sebagai pedagang gabah ini.

Sebelumnya, Fauzun Safaroh, Ibu Novia Widyasari mengatakan dalam kesaksiannya di Persidangan jika Novia mengaku pernah diancam akan dibunuh ayah Randy. Novia mengatakan hal demikian saat Randy bersama kakaknya mendatangi Novia di rumahnya.

“Saat Randy bersama kakaknya Novia mengumpat dan bilang jika Ayah Randy akan membunuhnya jika bayi dalam kandungannya bukan anak Randy,” bebernya.

Setelah didatangi Randy bersama Kakaknya ini, depresi yang dialami Novia semakin menjadi-jadi. Bahkan, tak jarang Novia mencoba melukai dirinya dengan memukuli kepalanya.

“Pernah dia telfon Ibunya sambil ngomel ‘Anakku (janin) kau bunuh,’ sambil memukul-mukul kepalanya,” jelas Ibu Novia sambil menangis.

Melihat anaknya semakin menjadi-jadi, Fauzun sempat mencoba menghubungi Randy. Namun, Randy tidak pernah membalas.

“Sejak saat itu saya lost contact dengan Randy,” paparnya. (Diy)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berita Terkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terpopuler

%d blogger menyukai ini: